xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Daftar Blog Saya

Berita Hari Ini

Rabu, 14 Juni 2017

Presiden Jokowi: Saya Tidak Ingin KPK Lemah

Presiden Joko Widodo


Situs Judi Onlien – Presiden Joko Widodo menegaskan, sebagai lembaga penegak hukum, KPK harus kuat. Jokowi tak ingin kewenangan KPK yang sedang berlaku saat ini berubah sehingga mengganggu kinerja lembaga itu dalam mengungkap kasus-kasus korupsi.

"Kalau saya tidak ingin KPK lemah. Sudah. KPK harus kuat dan upaya pemberantasan korupsi juga tidak boleh mengendor karena negara kita masih memerlukan upaya yang luar biasa dalam pemberantasan korupsi," ujar Jokowi di Istana Presiden, Jakarta, Selasa, 13 Juni 2017.

Terkait pembentukan Pansus Angket KPK oleh DPR, Jokowi memberikan respons. Bagi dia, seluruh elemen bangsa diharapkan mendukung proses penyelenggaraan negara yang bersih. Seharusnya memiliki pola pikir yang serupa dengannya.
Jokowi tidak ingin ada pihak yang memiliki pola pikir berbeda sehingga upaya penanggulangan korupsi di Indonesia menjadi terganggu. "Jangan ada pikiran-pikiran melemahkan KPK, tidak boleh," ujar Jokowi.

Meski demikian, Jokowi tak menutup kemungkinan kinerja KPK dikoreksi demi peningkatan profesionalitas KPK memberantas korupsi. Namun, dia menekankan  koreksi itu tak dilakukan untuk menghambat upaya pemberantasan korupsi.

"Kalau memang harus ada yang dibenahi ya dibenahi, tapi bahwa kita memerlukan KPK yang kuat, memerlukan upaya pemberantasan korupsi yang tidak mengendor. Karena sekali lagi, Indonesia, negara kita, masih memerlukan upaya luar biasa dalam mengatasi pemberantasan korupsi," ujar Jokowi.

Kemudian, Jokowi mengingatkan bahwa selaku pimpinan eksekutif, dirinya tidak akan mempengaruhi proses di lembaga legislatif yang sedang merumuskan penggunaan hak angket terhadap KPK. Jokowi juga mengaku tidak akan menggunakan kewenangannya untuk melakukan negosiasi terhadap pimpinan partai politik sehingga rencana penggunaan hak angket oleh DPR menjadi berubah.
"Angket KPK ini wilayahnya DPR," ujarnya. (mus)













Senin, 12 Juni 2017

Gerindra: Jokowi Tak Mungkin Ikut Campur Soal Angket KPK


NBCBET.com – Politikus Gerindra, Muhammad Syafii, mengkritik pernyataan Ketua KPK, Agus Rahardjo, agar Presiden Joko Widodo bersikap soal hak angket atas lembaga anti-rasuah itu, yang dirumuskan panitia khusus (Pansus) di DPR. Menurut dia, permintaan ini tak mungkin dilakukan Presiden Jokowi agar bisa menghentikan angket DPR.

"Ya, angket kan hak DPR ya. Kalau dia [Agus] minta presiden bersikap, itu enggak jelas maksudnya apa. Enggak mungkin menghentikan DPR. Jadi, kita enggak mengerti pernyataan Agus," kata Syafii di gedung DPR, Jakarta, Senin 12 Juni 2017.

Menurut dia, presiden pasti mengetahui aturan sehingga tak akan mengintervensi. Apalagi hak angket DPR jelas telah diatur dalam konstitusi.

"Jadi keterlibatan presiden atau sikap presiden dalam hak angket itu harus ditanyakan lagi ke Pak Agus ini. Maksudnya apa? Ya kan," lanjut perwakilan Fraksi Gerindra di Pansus KPK ini.

Terkait permintaan Agus Rahardjo apakah sebagai bentuk kekhawatiran KPK akan hak angket, ia tak berpendapat demikian. Pasalnya, ia mengingatkan tagline KPK saja ia sebutkan menyatakan jujur itu hebat.

"Artinya kalau enggak ada masalah, ya enggak masalah juga," kata Syafii.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunggu Presiden Joko Widodo segera mengambil sikap terkait pembentukan angket oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Ketua KPK, Agus Rahardjo, yakin Jokowi selalu memantau rencana pelaksanaan hak angket di DPR, yang dikhawatirkan bisa melemahkan KPK.

"KPK tidak harus lapor ke presiden, tapi presiden pasti mengamati lah. Mudah-mudahan presiden mengambil sikap," ujar Agus. (BTI / nbcbet)














Madrasah Antikorupsi Muhammadiyah Tolak Pansus Angket KPK





NBCBET.com – Madrasah Anti Korupsi Pemuda Muhammadiyah melalui Konvensi Anti Korupsi Jilid II Tahun 2017, melahirkan empat rekomendasi terkait permasalahan nasional di Tanah Air.

"Pertama yakni, menolak hak angket DPR terhadap KPK, dan kedua, mendorong Presiden Jokowi membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) perkara Novel Baswedan," kata Wakil Direktur Madrasah Anti Korupsi, Virgo Sulianto Gohardi di PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Minggu 11 Juni 2017.
Selain itu, peserta konvensi Madrasah Antikorupsi Muhammadiyah juga menolak Hak Angket DPR merekomendasikan untuk mendorong KPK mengungkap dan menuntaskan perkara-perkara korupsi besar, antara lain, BLBI, RS Sumber Waras, e-KTP dan Reklamasi. Juga meminta KPK menindaklanjuti laporan PP Pemuda Muhammadiyah soal uang Rp100 Juta dari istri Alm. Siyono.

Virgo menuturkan, bahwa integritas dan produktivitas kaum muda untuk keadilan sosial, menjadi tema pilihan yang diusung tahun ini.
Tujuannya agar Madrasah Anti Korupsi tetap konsisten pada gerakan berjamaah lawan korupsi.

Menurut Virgo, membangun gerakan kebudayaan, serta menguatkan nilai-nilai antikorupsi yang dimulai dari diri sendiri, akan lahirkan generasi muda dengan integritas yang kuat. "Integritas kuat inilah yang akan melahirkan produktivitas untuk pembangunan bangsa yang berkeadilan untuk seluruh warga negara," ujarnya.

Untuk diketahui, bahwa agenda ini rutin diadakan Pemuda Muhammadiyah, satu tahun sekali. Selama ini Muhammadiyah konsen pada isu dakwah amar makruf  lewat nilai agama Islam. Baru pada tahun 2014 lewat visi-misi ketua umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, isu anti korupsi ini menjadi primadona.

Madrasah ini diikuti perwakilan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah se-Indonesia dan Kepala Madrasah Anti Korupsi se-Indonesia, serta Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah di tingkat provinsi. (nbc)






Promo terbatas Welcome Bonus New Member tanpa Deposit sejumlah IDR 100.000 dibuka hanya pada pukul 09.00 - 15.00 WIB. Syarat dan ketentuan umum NBCBET berlaku. klik disini


Promo terbaru NBCBET First Deposit New Member Bonus 100% hingga IDR 2.500.000 Ayo daftar sekarang dan dapatkan bonus-bonus lainnya. klik disini








Minggu, 11 Juni 2017

Profil Perjalanan Hidup Julia Perez



Situs Judi Online - Julia Perez atau biasa dipanggil Jupe adalah nama panggung dari Yuli Rachmawati. Wanita kelahiran Jakarta, 15 Juli 1980 ini sebelum terjun ke dunia artis, ia mencoba mengikuti training sekretaris di salah satu perusahaan swasta.

Garis kehdupannya  berubah kala berkenalan dengan model asal Prancis Damien Perez  yang kemudian menjadi suaminya. Mereka resmi menikah di Prancis pada 7 Oktober 2002. Saat itu Yuli Rachmawati  berusia 22 tahun.

Setelah menikah, mereka pun tinggal di Prancis. Atas bantuan sang suami, Juliia Perez ini pun tampil sebagai model majalah dewasa FHM dan Maxim di sana. Puncaknya pada 2002-2003 bintang yang kerap tampil seksi dan mulai dikenal di tanah air lewat sinetron “Cinta Lokasi”, “Komedi Nakal”, “Penjaga Pantai”, serta “Lepas Malam” itu mendapat nominasi 100 wanita terseksi versi majalah FHM dan Maxim.

Setelah menetap kembali di tanah air, jam terbang Jupe semakin melambung. Ia pun semakin sering muncul di layar kaca dengan membintangi sinetron yaitu “Maafkan Aku”, “Kejar Maya”, “Rahasia Ilahi”, “Hidayah”, “Doa,” dan “Mimpi Manis”.

Selain itu dia juga mulai laris diminta membintangi iklan produk, utamanya produk dewasa seperti kondom Sutra. Pertengahan November 2009, Jupe dipercaya sebagai brand ambassador kondom itu. Selama tiga tahun mendatang ia bertugas mengampanyekan dan memberikan pengetahuan serta pendidikan tentang HIV/AIDS.

Di sisi lain kehidupan Jupe yang penuh dengan kontroversi, sebetulnya ia cukup terkenal di bidang olah raga. Ia pun didapuk sebagai ikon Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) dengan ditandai adanya turnamen "Julia Perez Rapid Chess Open Tournament" di gedung Piramyd BPG, Senayan, Jakarta, Indonesia pada tanggal 5 Oktober 2006.

Setahun kemudian, pada Agustus 2007, Julia Perez menjadi pembawa acara sepak bola pada pertandingan sepak bola antara Persija dan PSS Sleman di Stadion Lebak Bulus. Ia mengaku menjadi presenter untuk mengobati rasa kangennya dengan suaminya. Menurutnya, banyak pemain sepak bola Indonesia yang ganteng sehingga dapat mengobati rasa kangennya.

Sukses di dunia sinetron dan model, Jupe pun melebarkan sayap ke dunia tarik suara. Pada April 2008, Ia merilis album perdananya bertajuk “Kamasutra” dengan single “Belah Duren”. Album ini menuai kontroversi karena selain liriknya yang cukup vulgar, Jupe juga membagikan kondom gratis di setiap pembelian album tersebut.

Setelah menjajal dunia sinetron dan tarik suara, Jupe pun ditarik ke layar lebar. Ia sering membintangi beberapa film horror tanah air seperti “Beranak dalam Kubur”, dan “Hantu Jamu Gendong”. Meskipun bermain dalam film horror, Jupe tetap beradegan seksi dan menonjolkan sisi sensualnya.

Nama Jupe selalu menjadi buah bibir di media seiring dengan kehidupan pribadinya yang mengundang kontraversi. Mulai dari foto-foto seksinya beredar di internet, konflik dengan bapaknya Angkasajaya, berseteru dengan penyanyi dangdut Dewi Persik, hingga kehidupan rumah tangganya.

Pada Awal tahun 2009, rumah tangga Jupe dan Damien Perez mulai goyah. Hingga akhirnya mereka pun resmi berpisah.  Pada waktu bersamaan, saat itu Jupe memiliki kedekatan dengan pemain bola asal Argentina Gaston Castano.

Jupe dan Gaston pun semakin lengket. Mereka sempat pergi ke Argentina untuk mengurus bisnis sekolah bola sekaligus bertemu dengan orang tua Gaston. Dalam waktu singkat, Jupe telah move on dari mantan suaminya. Mereka pun mendirikan sekolah bola Champions Soccer School di Rasuna Said bersama Gaston.

Jupe kembali menikah dengan Gaston tahun 2014, sayang pernikahan yang baru jalan seumur jagung itu harus berakhir dengan cepat pada tahun 2016.



Kepedihan Jupe tak hanya di situ. Pada tahun 2017, ia harus mengalami cobaan yang sangat berat. Jupe divonis kanker Serviks stadium 4. Namun, Jupe tetap berjuang melawan penyakitnya.





Selain berobat intensif, ia rutin menjalani kehidupan glamornya sebagai artis di berbagai acara dengan riang gembira seolah-olah tak terjadi apapun pada dirinya. Ini semua ia hadapi dengan tersenyum. Jupe meninggal di RSCM, Jakarta, Sabtu, 10 Juni 2017. (PDJ/nbcbet)

KELUARGA
Orang Tua         : Angkasa Jaya - Sri Wulansih

Suami                : Damien Perez (cerai)
????                   : Gaston Castano (cerai)
????

KARIER

ALBUM
Kamasutra (2008)
Aku Rapopo (2016)

SINGLE

Jupe Paling Suka (2011)
Siti Nurbaya (2012)
Aku Rapopo (2014)
Merana (2014)
Boleh (2014)
Udah Gak Tahan (2015)
Teu Kunanaon (Aku Rapopo Sunda Version) (2015)
Belah Duren (new arransemen) (2015)
My Lonely (2015)
Aku Mah Gitu Orangnya (2015)

ACARA TV/SINETRON

Cinta lokasi
Komedi Nakal
Lepas Malam
Maafkan Aku
Kejar Maya
Rahasia Ilahi
Hidayah
Doa
Mimpi Manis
Perempuan Teraniaya

FILMOGRAFI

Beranak Dalam Kubur (2007)
Susahnya Jadi Perawan (2008)
Basahhh... (2008)
The Shaman (2008)
Hantu Jamu Gendong (2009)
Sumpah, (Ini) Pocong! (2009)
Kuntilanak Kamar Mayat (2009)
Bukan Cinta Biasa (2009)
Mau Dong Ah (2009)
Jeritan Kuntilanak (2009)
Suami Suami Takut Istri (2009)
Sst...Jadikan Aku Simpanan (2010)
Te(Rekam) (2010)
Istri Bo'ongan (2010)
Arwah Goyang Jupe-Depe (2011)
Kuntilanak Kesurupan (2011)
Pocong Minta Kawin (2011)
Rumah Bekas Kuburan (2012)
Bangkit dari Kubur (2012)
Kutukan Arwah Santet (2012)
Gending Sriwijaya (2013)
Perawan Seberang (2013)
3 Cewek Petualang (2013)
Caleg By Accident (2014)
Main Dukun (2014)
Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar (2014)

IKLAN

New Era (1999-2015)
Softener SoKlin (2004-2009)
Ya kopi Susu
Kondom Sutra (bersama Gaston CastaƱo)
Segar Sari Susu Soda (bersama Slank)
Darsi Obat Jerawat
EM Kapsul
Teh Sari Murni (bersama Inneke Koesherawati dan Cita Citata)









Ketua KPK: DPR Seharusnya Kuatkan Pemberantasan Korupsi



NBCBET.com - Ketua KPK, Agus Rahardjo, menyatakan seharusnya DPR bisa menguatkan posisi penegak hukum dalam memberantas korupsi di Tanah Air, melalui penguatan regulasi. Bukan justru membuat gerakan yang melemahkan mereka.

"Seharusnya gerakannya itu memperkuat menghilangkan korupsi. Kalau dalam kaitan itu, mestinya yang diperbaiki adalah UU Pemberantasan Tipikor-nya, bukan KPK sendiri. Karena kalau seperti kejadian yang dilansir ini, masih perlu atau tidak perlu pakai angket" kata Agus ditanyai media, Minggu 11 Juni 2017.
Agus mengisyaratkan Undang-Undang Pemberantasan Tipikor memang sudah seharusnya direvisi. Alasannya, isi Undang-Undang tersebut belum banyak mengakomodir pemenuhan pemberantasan korupsi di beberapa sektor. Karena itu, dia berharap, daripada DPR 'usil' hakimi KPK, lebih baik menguatkan UU pemberantas korupsi.

"Jadi kekurangan masih banyak. Contohnya kalau kita bicara korupsi di Indonesia, bicara kerugian negara. Nah, private sector (swasta) belum bisa disentuh. Kita belum kemudian mempunyai yang namanya undang-undang perdagangan pengaruh. Jadi banyak sekali yang belum, harusnya kita lengkapi," kata Agus.

Karena itu, terang Agus, jajarannya belum memutuskan untuk menanggapi pansus angket DPR atau tidak. Dia mengatakan bahwa pihaknya masih berkonsultasi dengan sejumlah pakar hukum tata negara.

"Saat ini kami masih pelajari, ingin mendapatkan masukan dari banyak ahli hukum tata negara untuk kemudian nanti kami bisa menentukan sikap dan langkah selanjutnya," ujarnya Agus.






Promo terbatas Welcome Bonus New Member tanpa Deposit sejumlah IDR 100.000 dibuka hanya pada pukul 09.00 - 15.00 WIB. Syarat dan ketentuan umum NBCBET berlaku. klik disini


Promo terbaru NBCBET First Deposit New Member Bonus 100% hingga IDR 2.500.000 Ayo daftar sekarang dan dapatkan bonus-bonus lainnya. klik disini








 
close